Fotogram

Di sini saya ingin berbagi sedikit ilmu mengenai fotogram, yang saya dapatkan dalam mata kuliah fotografi I.

Fotogram adalah suatu bentuk fotografi, seni melukis dengan menggunakan cahaya, tanpa kamera. Dengan teknik fotogram, kita dapat merekam bayangan sebuah benda, objek, dengan memanipulasi sinar sehingga terbentuk bayangan benda diatas sebuah kertas/ bahan baku peka cahaya. Gradasi dari bayangan yang terbentuk bisa bermacam-macam, tergantung dari berapa lama bahan baku peka cahaya itu terekspose oleh cahaya.

Seperti yang saya katakan sebelumnya pada karya up-load fotogram saya yang pertama, proses membuat fotogram sepenuhnya manual dan dikerjakan dalam kamar gelap(dark room) dengan bahan-bahan kimia untuk proses pencetakan foto.
Kamar gelap ini dapat dibuat sendiri, bahkan untuk proses pembuatan fotogram, anda pun bisa memakai ruang mana saja di bagian rumah anda, karena toh kita hanya bereksperimen. Untuk itu saya jelaskan dahulu mengenai bagian kamar gelap.

Sebuah kamar gelap umumnya berupa sebuah ruangan yang tidak terlalu besar, dengan dinding dicat gelap tanpa jendela, dimaksudkan supaya cahaya tidak dapat masuk dari luar. Agar terjadi pertukaran udara, ruangan tersebut dapat diberi ventilasi dengan exhaust fan atau AC.
Untuk pengaman bahan baku pada waktu bekerja diberi lampu pengaman(merah), sedang untuk pencahayaan umum diberi lampu biasa.

Bagan Kamar Gelap:
1. Enlarger
2. Bak bahan pengembang (developer)
3. Bak bahan penyetop (stop bath)
4. Bak bahan penetap (Fixer)
5. Air kran
6. Alat pengering film dan foto
7. Rak penyimpan bahan baku

Untuk penjelasan kamar gelap saya rasa sudah banyak artikel di majalah atau internet yang membahas, jika ingin lebih jelas bisa mail ke saya. Untuk kamar gelap saya rasa cukup, karena jika terlalu panjang membahas kamar gelap kita malah lupa sama topic utama yaitu Fotogram.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas pengertian fotogram adalah membentuk bayangan benda yang ada di sekitar kita (daun, bulu ayam, sisir, kapas ataupun bentuk-bentuk komik) pada kertas foto.

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat fotogram:
1. Larutan kimia/obat foto yang terdiri atas:

  • Cairan pengembang (Developer)>contoh merk: KODAK, ILFORD, SUPERBROM
  • Cairan penyetop (Stop Bath)>cuka dapur 2 atau 3 sendok makan/liter
  • Cairan penetap (Fixer)>KODAFIX, FUJIFIX, maupun ACIFIX

2. Tiga buah bak untuk obat foto
3. Kertas foto
4. Benda-benda yang akan dibentuk bayangannya
5. Untuk penggunaan enlarger dapat digantikan oleh cahaya senter

Cara pembuatan:

  1. Siapkan bahan-bahan yang akan digunakan terlebih dahulu, jangan mengeluarkan kertas foto sebelum mematikan lampu (kertas foto peka terhadap cahaya)
  2. Di dalam kamar gelap, matikan lampu penerang, dan nyalakan lampu pengaman berwarna merah.
  3. Nyalakan enlarger
  4. Atur tinggi kepala enlarger, usahakan agar seluruh luas kertas foto masuk dalam bingkai proyeksi enlarger
  5. Buat foto/test strip jika ingin memakai gradasi warna(BW) dari benda-benda tersebut
  6. Letakkan kertas foto sesuai luas bingkai proyeksi. Atur benda-benda yang akan dibentuk bayangannya diatas kertas foto.
  7. Nyalakan enlarger sesuai waktu yang digunakan pada waktu test strip, apabila hanya ingin membentuk satu bayangan, tidak perlu diulang, hanya sekali pencahayaan.
  8. Setelah itu, masukkan kertas foto tersebut ke cairan kimia foto satu per satu mulai dari developer(hingga warnanya matang/ warna hitam terlihat matang) +- 2 menit, stopbath +-10 detik, dan fixer +- 5-10menit(semakin lama semakin baik, sehingga kertas foto tidak cepat kuning) sesudah itu kertas foto di cuci di air.
  9. Proses pembutan fotogram telah selesai. Anda dapat menyalakan lampu apabila kertas foto disimpan atau ditutup dengan rapat kedap dari cahaya.

Bagi yang tidak memiliki enlarger, dapat menggunakan sinar dari senter, yang diarahkan langsung ke kertas foto, dimana benda yang ingin dibuat bayangannya telah diatur letaknya diatas kertas foto tersebut dan waktu penyinaran dapat diperkirakan sendiri. Sesudah itu proses pencetakan melalui bahan-bahan kimia yang dipergunakan sama seperti diatas.

Apabila ada yang kurang jelas dapat ditanyakan langsung kepada saya melalui email.

Penulis,
Peny pujiati

Sumber:
Modul Fotografi I
Disusun oleh Sandjaja Siswosumarto, M.Sc
Fakultas Seni Rupa dan Desain
Universitas Trisakti
Jakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: